Tips Memilih Proyektor

Memilih tipe dan jenis projector adalah hal yang paling sederhana. Asalkan anda mengetahui parameter apa yang terkandung didalam sebuah projector. Biasanya setiap projector menyertakan ukuran parameter standart dalam setiap spesifikasi yang di cantumkan di brosur. Misalnya; ansi lument, resolusi, jenis projector itu sendiri dan berat projector. Disamping itu dalam brosur juga ditambahkan fitur fitur tambahan seperti keysone, seting warna dinding, seting lampu economi, sambungan wireless atau jaringan, free pc presentatio, conektor input dll.

Dilihat dari sisi pemakai ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Misal untuk keperluan presentasi/marketing diperlukan projector tipe lcd/dlp dengan bobot yang sangat ringan, mudah dijinjing dan dapat dinyalakan/dimatikan dengan cepat, memiliki fungsi tambahan usb/multimedia card untuk presentasi tanpa harus menggunakan komputer. Konsekuensinya tipe ringan ini memiliki ansi lument yang rendah dan harga yang lumayan.
Sedangkan untuk keperluan ruang meeting seukuran sedang untuk sekitar 10-20 audien diperlukan projector lcd dengan ansi sekitar 1600-2600 lument, resolusi svga/xga dengan ruang tembak sekitar 70 inch, soal ukuran dan berat tidak menjadi masalah. Bila memerlukan tampilan input dari banyak komputer, gunakan opsi wireless.
Sedangkan untuk keperluan besar atau untuk hall dan tempat terbuka diperlukan ansi lument yang sangat besar, diatas 3500 sampai 12000.
Sedangkan yang terakhir adalah projector yang sering digunakan sebagai home theatre adalah projector dengan tipe dlp. Tipe ini memiliki warna yang lebih lembut, bintik yang halus dan tidak menyilaukan, memiliki contras ratio tinggi dan ansi lument rendah (untuk ruangan gelap).

Sesuai dengan jenis dan tujuannya, bila anda membeli projector dlp untuk keperluan presentasi jangan berharap mendapatkan kecerahan cahaya yang tinggi dan warna yang sempurna untuk ruangan dengan cahaya sedang. Tetapi bila anda sering menggunakan projector untuk keperluan menonton pertunjukan, anda akan terlalu silau bila menggunakan projector tipe lcd. Dari kedua jenis projector itu tidak ada aturan baku mana yang harus dipilih, akan tetapi mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan anda. Dari sisi harga sangat bervariasi, setiap merek memiliki range harga tertentu dan selalu berbanding lurus dengan kualitas barang. Istilahnya harga tidak pernah bohong, buat apa beli yang murah tapi murahan? Atau cepet rusak?. Pilihlah merek projector yang memiliki after sales service yang baik. Pastikan barang yang akan anda beli memiliki jaminan garansi resmi. Selalu bandingkan dengan website lain setiap anda akan membeli barang untuk merek dan tipe sejenis. Disini kami tidak menyarankan anda untuk memilih merek tertentu, tetapi disarankan untuk memilih projector sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan budget.
Semoga tips ini dapat membantu anda menentukan mana yang sesuai dan terbaik untuk ada.

Mendeteksi Kesehatan Hardware

Saat komputer dihidupkan, BIOS melakukan POST (power-on self test). POST
diperlukan untuk memastikan sistem berfungsi sebagaimana mestinya dan juga mencari
informasi hardware apa saja yang ada pada komputer. Saat BIOS mendeteksi ada
masalah saat POST, BIOS akan mengirimkan pesan kesalahan (error messages).
Pada beberapa kasus, masalah tersebut dapat di deteksi lebih awal sehingga BIOS tidak
dapat mengakses video card dan tidak dapat menampilkan pesan kesalahan tersebut.
Jika seperti ini yang terjadi, BIOS akan mengeluarkan suara ‘bip’ yang memiliki pola
tertentu yang sesuai dengan kesalahan yang diidentifikasinya.
Suara ‘bip’ tunggal saat proses booting setelah tampilnya pesan startup pada monitor
adalah normal dan tidak ada kegagalan. ‘Bip’ yang dimaksud disini adalah yang
dihasilkan pada saat prosedur POST belum selesai dan belum ada informasi apapun
yang ditampilkan pada layar. Kode ‘Bip’ BIOS ini bergantung tipe dan BIOS yang
Anda miliki. Yang populer adalah AMI dan Award BIOS. Oleh karena itu, tulisan ini
hanya membahas kedua tipe BIOS tersebut.
AMI BIOS
1 X suara BIP
Kegagalan refresh DRAM. Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk
merefreshnya.
2 X
Kegagalan rangkain parity. Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya
ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan
ini dilakukan rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan
disebabkan adanya masalah pada memori atau motherboard.
3 X
Kegagalan base memori 64K. Base memori 64K adalah 64 KB memori yang pertama
pada RAM. Kegagalan ini bisa disebabkan slot memori yang dikelompokkan dalam
modul yang memiliki chip rusak.
4 X
Kegagalan system timer. Kemungkinan terdapat kesalahan pada satu atau lebih timer
yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard.
5 X
Kegagalan prosesor. Dapat disebabkan panas berlebih, atau karena prosesor tidak
terpasang benar ke dalam socketnya.
6 X
Kegagalan keyboard controller/gate A20. Keyboard controller adalah chip pada
motherboard yang mengedalikan keyboard Anda.
7 X
Kesalahan prosesor.
8 X
Kesalahan baca/tulis memory display.
9 X
Kerusakan BIOS.
10 X
Kesalahan CMOS.
11 X
Kerusakan cache memori.PENANGANAN LANJUT
Untuk kasus 1, 2, dan 3 kali bunyi bip, cobalah perbaiki posisi memori dahulu. Jika masih terjadi, ada kemungkinan memori rusak. Ganti dengan memori baru. Untuk 4, 5, 7 dan 10 kali bip, motherboard rusak dan harus diperbaiki atau diganti. Untuk 6 kali bip, coba perbaiki posisi chip keyboard controller. Jika masih ada error, gantilah chip keyboard tersebut. 8 kali bip menandakan memori error pada video adapter. Ganti video card. 9 kali bip menandakan kegagalan chip BIOS. Biasanya bukan disebabkan posisi kurang sempurna. 11 kali bip, ganti cache memori.AWARD BIOS
Award lebih menyukai pesan lewat monitor. Tapi ada saatnya video card tidak
berfungsi dan pesan ditampilkan menggunakan kode bip tersebut. Oleh karena itu, kode bip pada BIOS tipe ini lebih sedikit. Kode bip pada BIOS ini juga seperti tanda morse, mengkombinasikan bip panjang dan pendek.
1 bip panjang
Masalah pada memori. Kemungkinannya adalah memori tidak terpasang benar, atau
juga chip memori rusak. Bisa juga berhubungan dengan kerusakan motherboard.
1 bip panjang, 2 bip pendek
Kesalahan sistem video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menuliskan
pesan error ke layar. Ada beberapa kemungkinan, antara lain video card dipasang pada sistem yang sudah ada video card on-board, atau menggunakan IRQ yang sudah
terpakai untuk video card tersebut sehingga terjadi konflik. Kemungkinan lain, video
card tidak terpasang dengan baik.
1 bip panjang, 3 bip pendek
Sama seperti di atas, ada kesalahan pada video. BIOS tidak dapat mengakses sistem
video untuk menampilkan pesan kesalahan ke layar.
Suara bip sambung menyambung
Dapat disebabkan memori atau video card.
memahami-bluescreen-of-death-windows-xp.html”>Memahami Bluescreen of Death Windows XP

Blue Screen of Death!!Ngedengernya aja ngeri banget! Siapa yang pernah mengalami Blue Screen of Death? Apabila telah mengalaminya, maka tampilan layer biru yang menampilkan pesan-pesan kesalahan sudah tidak saing lagi. BsOD, menurut wikipedia, dapat diartikan sebagai pesan kesalahan yang muncul di Windows akibat kerusakan system yang tidak bisa di recover.
Munculnya BsOD disebabkan karena berbagai masalah yang beragam baik dari sistem maupun dari perangkat keras. Munculnya BsoD sebenarnya dapat membantu kita untuk mengetahui di manakah kerusakan yang menebabkan komputer kita menjadi rancu. Namun bagi pengguna awam, munculnya BsoD dapat berarti sangat menakutkan, karena justru pesan-pesan di BsOD dapat membingungkan pengguna awam, dan jujur saja, justru banyak pesan-pesan pada BsOD yang terkesan “tidak nyambung” dalam menjelaskan letak sektor masalah. Pada waktu penulis menemukan BsOD yang pertama kali di komputer penulis, penulis hampir putus asa untuk mengatasi permasalahan yang diminta si BsOD.
Oke, kita kupas saja isi dari BsOD ini. Di atas bagian-bagian BsOD dikategorikan sebagai berikut:
Pesan kerusakan/pesan error: Berisi pesan kesalahan utama, yang akan kita bahas artinya
Troubleshooting: Berisikan anjuran atau saran-saran apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki kesalahan. Letaknya berada di bawah pesan error.
Kode-kode hexadesimal: yang menuliskan kode-kode crash.
Memory Dump Message: mengindikasikan bahwa semua proses yang saat itu sedang berlangsung di memory disalin ke dalam sebuah file di harddisk untuk kepentingan debugging. Biasanya file debugging ini dibutuhkan para teknisi untuk menganalisa dan memperbaiki kesalahan.
Pada pembahasan kali ini kita hanya akan membahas arti pesan-pesan error utama yang terdapat dalam BsOD, tidak termasuk dengan troubleshooting mendetail, yang apabila tak ada halangan InsyaAllah akan di posting di lain waktu:
IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)Ini merupakan biangnya biang kerok pada BsOD. Kenapa? Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Daftar Penyebab:
● Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
● Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
● Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:
● Overclock Hardware yang berlebihan
● Komponen komputer yang kepanasan
● BIOS yang korup
● Memory dan CPU yang cacat
DATA_BUS_ERRORPesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREADisebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
INACCESSIBLE_BOOT_DEVICEDisebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
VIDEO_DRIVER_INIT_FAILUREKesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.
BAD_POOL_CALLERKesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
PEN_LIST_CORRUPTPesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
MACHINE_CHECK_EXCEPTIONDisebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
Itulah sepuluh pesan yang umumnya muncul di BsOD, semoga tulisan ini dapat membantu Anda untuk menganalisa kerusakan yang terjadi di komputer Anda.